BURSA EFEK (SAHAM)
Efek = modal = saham = penyertaan terhadap emiten - Emiten = perusahaan yg memproduksi dan menjual saham = stocks issuer
Bursa = pasar = Suatu tempat bertemunya buyer ataupun window shopper dan seller, karena adanya permintaan/demand buyer (keinginan buyer untuk membeli barang) maupun penawaran/supply seller (keinginan seller untuk menjual barang). dimana akan terjadi window shopping, negosiasi maupun transaksi. - Penawaran = supply = adanya investor yg mau menjual pada suatu harga tertentu. - jika s>d maka harga turun, atau penawaran seller biasanya menyebabkan harga turun. - Permintaan = demand = adanya investor yg mau membeli saham pada harga tertentu. - Secara umum: jika d>s maka harga akan naik, atau permintaan buyer biasanya menyebabkan harga naik. - Negosiasi maupun transaksi didasarkan oleh harga. - harga yg berlaku adalah harga pasar, yg pada dasarnya dipengaruhi oleh penawaran (supply) dan permintaan (demand).
bursa efek (saham) = tempat jual beli saham. Pasar saham adalah bentuk dari kapitalisme, dimana kapitalisme setara dengan capital yaitu modal, sehingga dalam kapitalisme, pemilik modal TERBANYAK adalah pemenang dimana sesuai dengan hukum survival of the FITTEST.
Maka terjadilah kemungkinan untung atau rugi. Membeli untung atau rugi Menjual untung atau rugi jika seller rugi maka buyer untung dengan rasio 1:1
Jenis buyer: - pembeli akhir (investor jgk panjang) mendapatkan dividen Karena
ingin memiliki - Makelar ? Selalu mencari harga dibawah harga pasar Jenis seller: - pemilik saham Membutuhkan dana
- Makelar ? Menjual di atas harga pasar - issuer saham menjual dgn mengambil keuntungan
ada koreksi ? ada take profit ? Jika mau untung maka ada pihak yg rugi
Tidak ada yg selalu untung, tidak ada yg selalu rugi. Untung bisa besar bisa kecil, Rugi bisa besar bisa kecil
persyaratan modal merujuk pada basis minim bukan maksimum menimbulkan jenis pemodal yg bervariasi
pemodal ada banyak jenis coba2 professional perusahaan
bukan pemodal merasa bhw pasar modal perlu modal besar merasa bhw sama seperti judi investasi banyak dilakukan oleh diversifikasi atau investor kakap jika modal kecil maka untuk melipat modal tentu saja trading
Tentu saja, karena pasar saham terbuka bagi siapapun (dgn limitasi) yg memiliki sejumlah modal minimum (yg ditentukan), bisa dilihat bahwa persyaratan selalu dilihat dari minimum. Maka ada banyak jenis orang yg berkecimpung. Broker, investor kelas teri, kelas baronang, maupun kelas kakap, orang2 (miskin, menengah, dan atas) yg mencoba (belajar, atau peruntungan) masuk ke dalam bursa.
Sehingga terjadilah berbagai macam strategi investasi
Jadi yg paling sering rugi adalah investor kacang atau coba coba, atau donatur Utk itu untuk mendapatkan keuntungan bisa dgn cara mengetahui kelemahan pihak
yg biasa kalah Mungkin yg sesuai dengan kriteria di atas
Jika invest maka uang akan diam, dengan itu jika dana yg tersedia minim kita harus benar2 jeli sehingga perkembangan perusahaan emiten secara positif lebih tinggi dari bunga bank, sbi, dll.
Karena sistem trading adalah sistem memutar uang secara tepat, maka yg lebih digunakan adalah kuantitas sembari memaksimalkan kualitas keuntungan.
masa depan tidak dapat diprediksi hanya dapat diminimalisasi kemungkinan rugi nya
|